Kamus Forex L >>
============================================
============================================
L
Glosarium
|
Keterangan
|
|---|---|
| Laverage | Leverage adalah perbandingan antara besaran modal trader dengan
daya ungkit tambahan yang diberikan oleh broker. Besarnya leverage bisa
hingga ribuan, tetapi broker yang dengan regulasi yang bonafid
menggunakan leverage maksimal 1:200.
Contoh penerapan leverage:
Misalnya suatu broker menyediakan leverage 1:100, berarti trader yang
menyetorkan dana sebesar USD100 akan dapat trading seolah-olah ia
memiliki dana sebesar USD10,000. |
| Likuidasi | Penutupan posisi trading yang masih terbuka melalui eksekusi yang
dilakukan trader atau pun oleh sistem secara otomatis. Dalam dunia
investasi, likuidasi terjadi ketika seorang investor memutuskan untuk
menutup posisinya pada sebuah aset atau instrument. Aset yang
performanya kurang baik bisa dijual untuk meminimalisir kerugian. |
| Likuiditas | Ketersediaan dana di sebuah perusahaan, atau ketersediaan dana yang
memperdagangkan suatu aset di pasar keuangan. Dalam dunia trading,
likuiditas juga bisa diartikan sebagai kemampuan sebuah aset
ditransaksikan di pasar. Semakin rendah likuiditas, maka akan semakin
sulit aset tersebut untuk menemukan pembeli/penjual pada harga yang
sesuai (dicairkan). |
| Limit Order | Jenis order dalam trading forex yang ditempatkan untuk Buy di bawah
harga pasar sekarang, atau Sell di atas harga pasar sekarang.
Contohnya, USD/JPY saat ini ditradingkan pada harga 109.858. Kita ingin
buka posisi Buy jika harga telah turun hingga mencapai 108.800. Maka,
Anda bisa mengambil aksi Buy dengan Limit Entry Order sekarang. Jika
nanti harga memang turun sampai 108.800, maka platform trading akan
secara otomatis membuka posisi sell pada harga terbaik saat itu. |
| Liquidity Provider | Lembaga atau institusi finansial di dalam jaringan broker dengan
pasar forex, di mana setiap agensi mereka akan terus-menerus
mentransmisikan harga permintaan dan penawaran sesuai dengan harga pasar
terkini.
Broker dengan status Market Maker (Broker Bandar) adalah penyedia
likuiditas bagi dirinya sendiri, atau berhubungan dengan perusahaan
penyedia likuiditas yang masih satu grup dengannya.
Sementara itu, broker forex tipe STP/ECN biasanya berhubungan dengan dua
atau lebih penyedia likuiditas yang masing-masing tak berafiliasi
langsung dengannya. Perusahaan-perusahaan penyedia likuiditas antara
lain:
Tier 1: Deutsche Bank, UBS, Barclays, Citi, Royal Bank of Scotlands
(RBS) dan nama-nama populer lainnya.
Tier 2: ABN Amro, LMAX Exchange, IG Group, Dukascopy Bank, dan
lain-lain.
|
| Live Account | Jenis akun yang disediakan oleh semua broker forex, dimana trader
harus menyetorkan sejumlah dana sebagai modal awal (Initial Margin)
sebelum dapat mulai trading. Jenis akun ini berbeda dengan Demo Account
yang dapat langsung digunakan trading tanpa setoran awal.
Pada akun riil, profit yang diperoleh bisa dicairkan jika memenuhi
minimal Withdrawal dari broker. Demikian juga ketika Loss/Rugi, maka
modal yang telah disetorkan akan terpotong. Sebelum trading di akun
riil, trader disarankan untuk mencoba akun Demo terlebih dahulu untuk
melatih kondisi psikologis. |
| Long Position | Kebalikan dari Short Position. Artinya adalah mengambil posisi BUY/
membeli suatu aset. Long position artinya Posisi trading di pasar
finansial dimana trader atau investor ingin mendapatkan keuntungan dari
kenaikan nilai suatu aset. Aksi ini biasa diambil ketika pasar sedang
Bullish. |
| Lot | Standar ukuran per transaksi di pasar keuangan. Di Bursa Efek
Indonesia, 1 lot = 100 lembar saham. Dalam trading forex, umumnya 1 lot
standar sama dengan 100,000 (100 ribu) unit; tetapi ada pula ukuran
trading yang lebih kecil. Antara lain:
lot mini,
lot mikro,
lot nano. |





No comments
Post a Comment